1/13/2013

Perang Fijar

سۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Assalaamualaikum wr.wb
       Bagaimana kabarnya kawan ? Semoga allah masih memberikan kesehatan kepada kawan kawan semua. Nah dimalam minggu kali ini saya akan membuat postingan pertama, bahasan tentang KE MEDAN PERANG FIJAR, Yang akan dibahas dengan berdiskusi bersama kawan ABATASA saya, kita langsung mulai saja. riwayat menyatakan bahwa saat rasululah ber-usia sekitar 15-20 tahun*, beliau pergi ke medan perang al-Fijar, yaitu peperangan antara keluarga keturunan kinanah dan Quraisy dengan keluarga keturunan Qais. Peperangan ini terjadi di tempat yang berada antara kota Makkah dan Thaif, yang bernama nakhlah. Fijar artinya durhaka atau pendurhaka, dinamakan perang al-Fijar karena terjadinya pelanggaran terhadap      undang-undang yang suci, jadi perang al-Fijar terjadi untuk memerangi para pendurhaka.

     Rasulullah SAW ikut ke medan perang karena diajak dan ditarik oleh para pamannya yang ikut berperang , seperti Zubair bin Abdul Muthalib dan saudara-saudaranya Abu Thalib, hamzah, dan Abbas, yang mengepalai barisan golongan Banu Hasyim. Dan yang menjadi pimpinan umum ketika itu adalah Harb bin Umayyah, setiap suku dari Suku Quraisy Mempunyai pimpinan sendiri-sendiri untuk menghadapi lawannya yaitu Banu Qais dan sekutunya. Tentang apa yang dikerjakan  oleh rasulullah dalam Peperangan itu, sebagian ulama mengatakan bahwa Beliau hanya bekerja mengumpulkan anak panah yang datang dari pihak musuh ke garis kaum Quraisy, lalu menyerahkannya kepada pamannya untuk dilepaskan kembali ke arah pihak musuh. Sebagian ulama lain mengatakan bahwa beliau juga turut melepaskan anak panah ke arah musuh.

       Timbulnya Perselisihan pendapat tersebut karena peperangan berjalan agak lama, sebagai yang diuraikan dia atas. Sebab itu, tidaklah ada salahnya Kalau dikatakan bahwa dua pendapat itu sama benarnya. Jelasnya, pada waktu permulaan perang, sewaktu beliau masih agak kecil, barangkali berusia 14-15 tahun, beliau hanya bekerja mengumpulkan anak panah dan pada waktu akhir, sewaktu beliau sudah agak besar dan sudah dewasa, beliau ikut Menyerang dan memanah ke arah pihak musuh.
Beliau sendiri pernah menyatakan dengan sabdanya, sesudah beberapa tahun beliau diangkat menjadi nabi dan rasul Allah;
         " sesungguhnya aku ikut menghadirinya(Perang Fijar itu) bersama-sama dengan para   pamanku dan aku turut melepaskan panah dalam peperangan itu dan aku tidak suka kalau aku tidak berbuat."

Dalam riwayat lain, beliau bersabda;

              "Aku melepaskan anak panah dari paman-pamanku akan anak panah mereka (para musuh) melepaskan panah kepada mereka (para pamanku) dengan anak panah itu."
 Demikianlah singkatnya riwayat mengenai rasulullah dalam perang fijar yang berjalan selama empat tahun lamanya tersebut.

Nah cukup sekian postingan saya semoga ada manfaatnya terimakasih .

Wassalaamualikum wr.wb

2 komentar: